Prospektif Perjalanan Hidup yang Efektif

Aamir Khan?

Siapa sih dia itu?

Ok. Orang Indonesia memang tak terlalu banyak yang mengetahui tentangnya, kecuali mungkinyang suka nonton Bollywood. Eits tapi jangan salah! Aamir Khan bukan aktor Bollywood sembarangan. Ia adalah aktor sekaligus produser dan sutradara!

Tetep nggak suka Bollywood?

Iya sih saya juga nggak terlalu suka sama film Bollywood. Tapi jujur saya suka beberapa film Aamir Khan. Film yang saya maksud adalah film Three Idiots dan Taare Zameen Par.

Kenapa?

Sebelum menjawabnya, saya akan menceritakan sedikit hal tentang Aamir Khan

Biografi :

Aamir Khan atau lengkapnya Aamir Hussain Khan dikenal sebagai aktor, produser, dan sutradara Bollywood yang pernah mengantarkan filmnya LAGAAN: ONCE UPON A TIME IN INDIA (2001) sebagai nominasi Academy Award untuk kategori Best Foreign Language Film.

Pria kelahiran Mumbai, India, 14 Maret 1965 ini mengawali karir sebagai aktor sejak usia kanak-kanak, lewat film YAADON KI BARAAT (1973) dan MADHOSH (1974).

Sukses menjadi peran utama, semakin memantapkan langkahnya menjadi bintang. Banyak tawaran menyusul untuk membintangi film layar lebar.

Khan lahir dalam keluarga muslim Pathan yang telah turun temurun menggeluti dunia film. Ayahnya, Tahir Hussain adalah seorang produser film. Sedangkan pamannya, Nasir Hussain adalah seorang produser yang merangkap sutradara dan aktor.

Telah berakting sejak kecil, namanya mulai mencuri perhatian lewat film QAYAMAT SE QAYAMAT TAK pada 1988 yang disutradarai oleh sepupunya sendiri, Mansoor Khan. Publik segera mengidolakannya karena ketampanan khas seorang hero yang manis. Penampilannya dalam RAAKH makin mengokohkan namanya dan mendapat penghargaan Special Jury Award.

Film lainnya yang cukup menjadi hit adalah RAJA HINDUSTANI yang dibintanginya bersama aktris cantik Karisma Kapoor. Dalam film ini, Khan mendapat penghargaan sutradara terbaik pertamanya. Sejak itu, Khan membintangi beberapa film yang sukses di pasaran seperti ISHQ, GHULAM, DAN MELA.

Termasuk film-film suksesnya yang lain, DIL (1990), JO JEETA WOHI SIKANDER (1992), HUM HAIN RAHI PYAAR KE (1993), GHULAM (1998), RANGEELA (1995), RAJA HINDUSTANI (1996) dan RANG DE BASANTI (2006).

Di tahun 2001, Khan memulai langkahnya untuk menjadi produser dengan mendirikan Aamir Khan’s Productions. Film pertamanya LAGAAN mencetak sukses di kancah internasional. Film ini juga mendapat penghargaan sebagai film terbaik nasional dan terpopuler di ajang IIFA dan Filmfare Awards.

Khan menikahi Reena Dutta yang memberinya dua anak. Reena sangat berperan besar dalam menentukan karirnya. Namun setelah 15 tahun menikah, mereka bercerai pada Desember 2002. Tahun 2005 Khan menikah lagi dengan seorang asisten sutradara yang terlibat pada proses film LAGAAN, Kiran Rao.

Dedikasi dan ketenarannya membuat Khan diundang untuk pembuatan patung lilinnya di museum Madam Tussaud, London. Sayangnya Khan menolak karena lebih mementingkan determinasi dan kerja keras dibanding ketenaran. Khan juga aktif berkegiatan sosial. Dia mengampanyekan pendidikan dan bertemu Hillary Rhodam Clinton dalam sebuah acara tentang pendidikan pada tahun 2009.

Selain di kehidupan nyata, Aamir Khan juga mengekspresikan tentang pendidikan di dalam beberapa film yang dibintanginya dan juga ada pula yang disutradarainya. Di antaranya adalah kedua film tadi 3 Idiots dan Taare Zameen Par.

Di dalam 3 Idiots kita akan belajar bagaimana luar biasanya perjuangan seorang pelajar bernama Rancho yang selalu optimis dan belajar tanpa peduli akan gelar insyisur ataupun sarjananya. Karena Rancho tahu bahwa ilmu yang ia dapat akan memberikan kesuksesan yang lebih besar dibandingkan gelar insyisur semata.

Sedangkan Taare Zameen Par mengisahkan bagaimana seorang anak bernama Ishaan kesulitan belajar karena memiliki sebuah kelainan. Maka ia pun dianggap bodoh karena sulit mengerti pelajaran, bahkan ia tak bisa membedakan kanan dan kiri. Akan tetapi ada seorang guru kesenian yang mengerti kesulitan Ishaan dan prihatin atas nasibnya. Maka sang guru keseniaan pun mengajarinya dengan sebuah cara yang berbeda. Guru kesenian itulah yang diperankan oleh Aamir Khan. Selain itu Aamir Khan juga menjadi sutradara dan produser dari film tersebut.

Kedua film tersebut adalah film yang telah meraih berbagai penghargaan. Penghargaan-penhargaan itu pun menjadi bukti perjuangan keras Aamir Khan. Semangat dan kerja kerasnya sebagai aktor yang peduli pendidikan pun harus ditiru oleh para aktor lain, khususnya di negara Indonesia ini!

NB : Three Idiots kayaknya mau tayang lagi deh awal Juni 2011 di SCTV, saya belum tahu tepatnya kapan untuk informasi jelasnya cari tahu aja :). Coba  nonton dan saya yakin anda akan suka!

Iklan

Comments on: "Aamir Khan, Aktor Pejuang Pendidikan" (2)

  1. didik.sugiyanto said:

    smoga ada film indonesia yg juga mampu memotivasi pendidikan di negara ini.
    thanks

    • itu yang saya harapkan juga…… tapi lebih jauhnya saya lebih berharap indonesia mampu memperbaiki pendidikanya.. dalam artian tidak hanya difilmkan
      Sama-sama ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: