Prospektif Perjalanan Hidup yang Efektif

Menulis Lagi

“Setelah lama vakum, akhirnya kini pena tergores”

Alhamdulillah akhirnya aku mampu menulis lagi, entah mengapa selama beberapa bulan ini aku kehilangan selera menulis, banyak tulisan yang sudah ku tulis tetapi tak mampu ku selesaikan. Entah kenapa.

Menulis ternyata tak mudah, membutuhkan niat dan tekad yang kuat. Akan tetapi, ternyata menulis juga merupakan sebuah langkah yang efektif dalam menyampaikan pandangan terhadap suatu masalah.

Dalam Islam, banyak ahli agama dan ilmu pengetahuan pada masa terdahulu yang menuliskan hasil pengetahuannya di dalam sebuah tulisan. Karya dalam bentuk tulisan itulah yang membuat ilmu-ilmu dari generasi terdahulu dapat diwariskan.

Ada sebuah kisah yang luar biasa tentang Syeikh Muhammad Al-Ghazali yang mampu menulisa dengan luar biasa

Satu hal yang membanggakan syeikh Muhammad Al-Ghazali ialah saat menerima surat dari imam Hasan Al-Banna, padahal ia masih muda belia tahun 1945. Surat imam Hasan Al-Banna berbunyi:

“Saudaraku yang mulia, syeikh Muhammad Al-Ghazali…

Assalamu’alaiku warahmatullahi wabarakatuh.

Saya sudah membaca makalah Anda yang bertema Al-Ikhwanul Muslimin wal Ahzab di edisi akhir majalah Ikhwanul muslimin. Saya sangat kagum dengan ungkapan makalah tersebut yang ringkas, maknanya yang cermat, dan adabnya yang sopan. Seperti inilah hendaknya kalian menulis, wahai Ikhwan! Menulislah dengan dukungan hati yang tulus. Semoga Allah Ta’ala selalu bersamamu.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: