Prospektif Perjalanan Hidup yang Efektif

Posts tagged ‘akhwat’

Ta`aruf vs Pacaran

Setelah gemes ngeliat berbagai status galau PLUS catatan-catatan yang rada alai tentang pacaran, saya berusaha menyegarkan hati dengan mencari artikel tentang ta`aruf. So i found it. Saya menemukan artikel dari seorang mahasiswi UGM dengan nick name Imel  yang memiliki sebuah site atau mungkin blog(?). Entahlah. Yang penting artikelnya. Artikel tersebut berjudul “Ta`aruf vs Pacaran” (lebih…)

Iklan

Bu Yoyoh Yusroh, Sang Wanita Teladan

Saya foward sebuah tulisan tentang Bu Yoyoh Yusroh, dari blog Mbak Pipiet Senja.

Perempuan Pilihan Itu Telah Pergi: Selamat Jalan, Saudariku Yoyoh Yusroh

Obituari

Tokoh nasional yang memiliki buah hati 13 orang ini sungguh figur yang patut diteladani oleh kita. Meskipun supersibuk sebagai anggota legislatif, ia tetap dapat merancang kebersamaan bersama suami dan semua anak demi memelihara cinta kasih, dan keharmonisan keluarga besarnya.
Kemarin, 21 Mei 2011, kita tersentak mendengar kabar dukacita, beliau pergi mendahului kita. Yoyoh Yusroh meninggal dalam kecelakaan mobil bersama dengan suami dan anak-anaknya yang saat itu sedang dalam perjalanan dari Yogyakarta menuju Jakarta setelah menghadiri acara wisuda anaknya di UGM. Mobil Inova hitam yang ditumpanginya terguling saat melaju dengan kecepatan tinggi. Diduga karena sopir yang mengendarainya mengantuk dan slip hingga mobil hilang kendali saat melintas di tikungan jalan tol Tegal Karang, Cirebon.  Yoyoh Yusroh yang juga ibu dari 13 anak tersebut sudah tidak tertolong lagi, Yoyoh Yusroh tewas dalam kecelakaan tersebut, sedangkan suami dan anak-anaknya saat ini masih sedang dalam perawatan.
Jenazah Yoyoh Yusroh tiba dari rumah duka di Kompleks perumahan DPR di Kalibata, Jakarta Selatan, sekitar pukul 14.30 WIB. Jenazah tiba di RT 1/RW 1 No 54, Kelurahan Belendung, Kecamatan Benda, Kota Tangerang. (lebih…)

Cerbung : Sang Biru Langit – Episode 2

Seminggu setelah pertemuan pertama tersebut  aku begitu sibuk, aku berusaha menyelesaikan sebuah proyek yang kubangun bersama Randy, Ahmad dan beberapa teman liqoan lainnya. Kami berusaha membangun sebuah organisasi yang menghimpun anak-anak ikhwah dan yang ingin menjadi ikhwah.

“Apa sih tujuan dari organisasi itu? ” tanya Bu Mita  yang merupakan salah satu pengurus DPD partai yang biasa mengurus anak-anak ikhwah ketika kami mengajukan proposal untuk berdiri di bawah lembaga beliau. “Bukannya udah ada orang-orang dewasa yang menghandel?”

“Begini loh Bu. Seperti yang ibu lihat sendiri, anak-anak ikhwah akan merasa kurang sreg ketika orang dewasa yang mengadakan. Selain itu kebanyakan orang dewasa justru seakan sibuk pada urusannya sendiri. Justru dengan adanya organisasi ini Insya Allah dakwah lebih optimal.”

Begitulah sekilas tentang pengajuan proposal. Kini aku dan teman-teman hanya tinggal menunggu kepastian.

 

(lebih…)